Saatnya gabung di Smaratungga AI Community
- 29 Januari 2026
Dalam rangka penyusunan kajian Heritage Impact Assessment (HIA) terkait rencana pemasangan Chattra pada Candi Borobudur, Tim HIA melakukan kunjungan dan konsultasi ke berbagai lembaga pendidikan dan tokoh Buddhis, salah satunya Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Smaratungga.
Kegiatan kunjungan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 1 April 2026, sebagai bagian dari rangkaian pengumpulan data dan konsultasi pemangku kepentingan dalam penyusunan kajian yang komprehensif.
Di lingkungan STIAB Smaratungga, kunjungan Tim HIA disambut langsung oleh pimpinan institusi, yaitu:
Dalam pertemuan tersebut, dilakukan diskusi mendalam terkait simbolisme Chattra, keterkaitannya dengan ajaran Buddha, serta peran nilai spiritual dalam pelestarian warisan budaya. Para akademisi STIAB Smaratungga memberikan berbagai masukan konstruktif yang diharapkan dapat memperkaya kajian HIA, khususnya pada aspek nilai budaya takbenda (intangible heritage).
Kunjungan ini juga menjadi bagian penting dari proses konsultasi pemangku kepentingan (stakeholder consultation) guna memastikan bahwa setiap langkah pelestarian tetap selaras dengan nilai-nilai keagamaan dan budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Melalui kolaborasi antara tim ahli dan institusi pendidikan Buddhis, diharapkan rekomendasi yang dihasilkan dalam kajian HIA dapat bersifat komprehensif, akademis, serta tetap menjaga keaslian (authenticity) dan integritas Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia.