Indonesia Alami Deflasi Tahunan Pertama dalam 25 Tahun
- 04 Maret 2025
Pada Rabu, 29 April 2026, Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Smaratungga turut ambil bagian dalam peringatan Hari Tari Dunia yang diselenggarakan di Teater Besar ISI Surakarta. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mempererat jejaring antar pelaku seni dan akademisi, sekaligus menunjukkan komitmen STIAB Smaratungga dalam pelestarian budaya Nusantara.
Partisipasi ini juga menegaskan peran aktif Program Studi Seni Budaya STIAB Smaratungga sebagai garda terdepan dalam pengembangan kompetensi seni. Melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, Prodi Seni Budaya mampu menghadirkan karya yang tidak hanya berkualitas secara teknis, tetapi juga sarat nilai estetika dan filosofi. Hal ini menjadi bukti bahwa STIAB Smaratungga merupakan pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin mendalami seni budaya secara akademis dan profesional.
Dalam kesempatan tersebut, STIAB Smaratungga menampilkan dua tarian tradisional, yaitu Tari Golek Manis dan Tari Gunungsari. Kedua tarian ini merepresentasikan keindahan serta kekayaan seni tari Nusantara yang ditampilkan dalam suasana meriah dan penuh apresiasi.
Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya yang mempertegas makna Hari Tari Dunia sebagai ruang pelestarian warisan budaya melalui gerak, ekspresi, dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.