Workshop Master of Ceremony (MC) untuk Mahasiswa
- 19 September 2025
Grobogan - Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) Jawa Tengah bersama STIAB Smaratungga melaksanakan kegiatan Peletakan Batu Pertama pembangunan bedah rumah milik Ibu Suwarni pada Jumat (16/1/2026) di Desa Prigi. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial umat Buddha terhadap sesama yang membutuhkan.
Kegiatan ini dihadiri oleh 10 orang Bhikkhu dari Sangha Agung Indonesia, pengurus pusat Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), pengurus daerah MBI dan WBI Jawa Tengah, pengurus cabang MBI dan WBI Kabupaten Grobogan, Kepala Desa Prigi, serta umat Buddha Vihara Dharmajati Desa Prigi.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat Buddha ini menunjukkan solidaritas dan semangat gotong royong yang tinggi dalam membantu sesama. Dukungan dari berbagai pihak menjadi kekuatan dalam mewujudkan rumah layak huni bagi Ibu Suwarni.
Doa peletakan batu pertama dilaksanakan sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah yang layak huni bagi Ibu Suwarni. Prosesi diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh para Bhikkhu, kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama secara simbolis.
Suasana khidmat menyelimuti acara ini ketika para Bhikkhu memimpin pembacaan paritta dan doa-doa keberkahan untuk kelancaran pembangunan. Kehadiran Kepala Desa Prigi juga menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan sosial yang dilakukan oleh umat Buddha.
Setelah acara peletakan batu pertama di rumah Ibu Suwarni, kegiatan dilanjutkan dengan Dhamma Talk yang disampaikan oleh Yang Mulia Bhikkhu Khemacaro Mahathera. Umat sangat antusias mengikuti acara ini dan mendapatkan pencerahan dhamma yang bermanfaat.
YM Khemacaro Mahathera, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Sangha Agung Indonesia dan Wakil Ketua I STIAB Smaratungga, menyampaikan ajaran-ajaran yang menginspirasi umat untuk terus mempraktikkan nilai-nilai welas asih dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan bedah rumah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial di kalangan umat Buddha. Program bedah rumah menjadi salah satu bentuk pengamalan ajaran Buddha tentang dana (kedermawanan) dan karuna (welas asih) kepada sesama.
Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan kepada para donatur dan seluruh pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, program sosial seperti ini tidak akan dapat terwujud.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Sekretariat Wilayah Jawa Tengah, Sangha Agung Indonesia, dan KBI Jawa Tengah atas dukungan dan fasilitasi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Rangkaian acara pada hari ini diharapkan dapat memperkuat keyakinan umat Buddha Vihara Dharmajati kepada Triratna.
Kegiatan yang memadukan aspek sosial melalui bedah rumah dan aspek spiritual melalui Dhamma Talk ini menunjukkan keseimbangan antara praktik dana dan pengembangan kebijaksanaan. Umat Buddha tidak hanya peduli terhadap kesejahteraan materiil sesama, tetapi juga terhadap perkembangan spiritual.
Kolaborasi antara KBI Jawa Tengah dan STIAB Smaratungga dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi positif antara organisasi umat dan lembaga pendidikan tinggi Buddha. STIAB Smaratungga sebagai institusi pendidikan tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Semoga pembangunan rumah Ibu Suwarni berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga beliau dapat segera menempati rumah yang layak dan nyaman. Kegiatan bedah rumah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi program-program sosial lainnya di masa mendatang.
Program bedah rumah seperti ini merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila Buddha dan menjadi bukti bahwa umat Buddha senantiasa peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kemanusiaan dan welas asih terus disebarluaskan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sadhu... Sadhu... Sadhu...
Tim Redaksi STIAB Smaratungga