Prodi Seni Budaya Buddha STIAB Smaratungga Siap Gelar Pentas Perdana pada Peresmian Purna Pugar

Prodi Seni Budaya Buddha STIAB Smaratungga Siap Gelar Pentas Perdana pada Peresmian Purna Pugar

Administrator | 11 Desember 2025

Boyolali - Program Studi Seni Budaya Buddha STIAB Smaratungga yang baru beroperasi pada tahun 2025 akan menampilkan pertunjukan perdananya pada acara peresmian purna pugar Gedung Kampus II yang akan dilaksanakan pada Minggu (14/12/2025). Meskipun baru berjalan hampir satu semester, prodi ini sudah menunjukkan keberanian dan kesiapan untuk tampil di hadapan publik.

Program Studi Seni Budaya Buddha merupakan program studi baru di STIAB Smaratungga yang fokus pada pendidikan pedalangan, tari, dan karawitan. Kehadiran prodi ini melengkapi upaya institusi dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya tradisional yang bernuansa Buddhism.

Di bawah komando Ki Eko Prasetyo, M.Sn. sebagai Ketua Program Studi, mahasiswa Prodi Seni Budaya Buddha telah menjalani proses pembelajaran intensif selama hampir satu semester. Meskipun masih dalam tahap awal, mahasiswa sudah menunjukkan kemampuan dan keberanian untuk tampil di hadapan publik.

Kunci dari kesiapan mahasiswa dalam waktu singkat ini adalah metode pembelajaran berbasis praktik yang diterapkan secara konsisten. Prodi Seni Budaya Buddha selalu melakukan praktik setiap saat untuk menggali keahlian mahasiswa dan terus memperdalam pengetahuan di bidang seni pertunjukan.

Pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi mahasiswa juga secara rutin berlatih di sanggar dan ruang praktik yang telah disediakan. Setiap hari, mahasiswa mengasah keterampilan mereka dalam pedalangan, menari, dan bermain karawitan dengan bimbingan intensif dari para dosen yang merupakan praktisi seni berpengalaman.

Pendekatan pembelajaran yang mengutamakan praktik langsung ini memungkinkan mahasiswa untuk lebih cepat menguasai teknik-teknik dasar seni pertunjukan. Mereka tidak hanya mempelajari teori, tetapi langsung mengaplikasikannya dalam latihan-latihan yang terus menerus dilakukan.

Dalam acara peresmian purna pugar Gedung Kampus II, mahasiswa Prodi Seni Budaya Buddha akan menampilkan berbagai pertunjukan tradisional. Penampilan yang dijadwalkan antara lain Tari Pendet, Pakeliran Padat dengan lakon Anoman Duta, dan Tari Lengger.

Keberanian untuk tampil di usia prodi yang masih sangat muda ini menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi dari mahasiswa dan dosen pengampu. Proses pembelajaran yang intensif dan terstruktur, ditambah dengan latihan praktik yang dilakukan setiap saat, telah mempersiapkan mahasiswa untuk mampu menampilkan pertunjukan berkualitas.

WhatsApp Image 2025-12-11 at 14.51.05.jpegSebagai puncak pentas perdana prodi ini, Ki Eko Prasetyo, M.Sn. bersama Paksi Rukmawati, S.Sn. akan mementaskan wayang semalam suntuk dengan lakon Amarta Binangun. Pertunjukan ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi seni, tetapi juga menjadi pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk menyaksikan pentas wayang profesional dari dosen mereka sendiri.

Keputusan untuk melakukan pertunjukan perdana di usia prodi yang masih sangat muda merupakan langkah berani yang menunjukkan kepercayaan diri dan kesiapan Program Studi Seni Budaya Buddha. Mahasiswa yang baru menjalani pembelajaran selama kurang dari satu semester sudah dipercaya untuk tampil dalam acara besar seperti peresmian gedung kampus.

Hal ini mencerminkan kualitas pembelajaran yang efektif dan intensif yang diterapkan di prodi ini. Dengan bimbingan langsung dari praktisi seni yang berpengalaman seperti Ki Eko Prasetyo, M.Sn. dan dosen-dosen kompeten lainnya, serta didukung oleh praktik yang dilakukan secara terus menerus, mahasiswa mendapatkan transfer pengetahuan dan keterampilan yang cepat dan berkualitas.

Dedikasi mahasiswa dalam berlatih setiap saat juga menjadi faktor penting dalam kesuksesan ini. Mereka tidak hanya mengandalkan jam perkuliahan formal, tetapi juga memanfaatkan setiap kesempatan untuk terus mengasah kemampuan di bidang seni pertunjukan yang mereka tekuni.

Kehadiran Program Studi Seni Budaya Buddha di STIAB Smaratungga memberikan kontribusi penting dalam pelestarian seni budaya tradisional Jawa yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Buddhism. Prodi ini tidak hanya mengajarkan teknik seni, tetapi juga nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam setiap pertunjukan.

Melalui pendidikan pedalangan, tari, dan karawitan yang berbasis praktik intensif, mahasiswa diharapkan dapat menjadi pewaris dan pelestari budaya yang mampu mengembangkan seni tradisional sesuai dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budayanya.

Pentas perdana ini diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjang Program Studi Seni Budaya Buddha dalam berkontribusi pada dunia seni dan budaya Indonesia. STIAB Smaratungga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan prodi ini agar dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan mampu melestarikan serta mengembangkan seni budaya tradisional.

Keberanian mahasiswa dan dosen Prodi Seni Budaya Buddha untuk tampil di usia yang masih sangat muda ini patut diapresiasi. Semangat belajar dan berlatih yang terus menerus dilakukan setiap saat ini diharapkan dapat terus terjaga dan berkembang seiring dengan bertambahnya pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh.

Metode pembelajaran berbasis praktik intensif yang diterapkan prodi ini dapat menjadi model bagi pengembangan pendidikan seni pertunjukan di masa depan. Dengan terus menggali keahlian dan memperdalam pengetahuan melalui praktik berkelanjutan, mahasiswa akan memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi seniman profesional.

Masyarakat dan civitas akademika STIAB Smaratungga diundang untuk menyaksikan pentas perdana Program Studi Seni Budaya Buddha pada acara peresmian purna pugar Gedung Kampus II, Minggu (14/12/2025). Pertunjukan akan dimulai pada pukul 19.00 WIB di Lapangan Kampus II STIAB Smaratungga dan akan disiarkan langsung melalui kanal Youtube STIAB Smaratungga TV.


Tim Redaksi STIAB Smaratungga