Footsteps of Mahāpajāpatī Gotamī: Napak Tilas Penghormatan Perempuan dalam Dhamma Lintas Nepal–India

Footsteps of Mahāpajāpatī Gotamī: Napak Tilas Penghormatan Perempuan dalam Dhamma Lintas Nepal–India

Administrator | 14 Januari 2026

Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Smaratungga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas keterlibatan perwakilan institusi dalam kegiatan spiritual internasional bertajuk “Footsteps of Mahāpajāpatī Gotamī: Honouring Women in Dhamma Pilgrimage” yang diselenggarakan pada 15–23 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan napak tilas bersejarah lintas negara Nepal–India untuk memperingati jejak agung Mahāpajāpatī Gotamī beserta 500 Perempuan Sakya dalam perjalanan renunsiasi dan pengabdian mereka terhadap Dhamma.

STIAB Smaratungga merasa terhormat karena Ketua Lembaga Pengembangan dan Inovasi Pendidikan (LPIP) sekaligus Ketua Lembaga Dana Dhamma in Action (DiA), Julia Surya, S.Pd.B., M.A., M.Pd., PhD. (Ayyā Ṭhitācārinī Therī), bersama Sri Utami, S.Ag., M.A. (Ayyā Dhammācārinī Therī), turut ambil bagian dalam napak tilas spiritual ini.

WhatsApp Image 2026-01-12 at 23.07.46 (1).jpeg

Kegiatan ziarah Dhamma tersebut diikuti oleh 100 Bhikkhunī, Sāmaṇerī, dan Anagārikā dari 13 negara, sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan dan keteguhan spiritual 500 perempuan Sakya yang mengikuti Mahāpajāpatī Gotamī dalam menapaki jalan suci menuju kehidupan kebhikkhunian. Perjalanan dimulai dari Tilaurakot, Nepal, dan berakhir di Stupa Mahāpajāpatī Parinibbāna, Vaishali, India, melintasi situs-situs bersejarah yang sarat makna spiritual dan nilai universal Dhamma.

Dalam kegiatan yang sangat istimewa ini, Ayyā Ṭhitācārinī Therī dan Ayyā Dhammācārinī Therī juga dipercaya untuk mengemban peran sebagai ācarinī dalam program pabbajā sāmaṇerī internasional, sebuah tanggung jawab mulia dalam pembinaan spiritual calon sāmaṇerī dari berbagai negara.

WhatsApp Image 2026-01-12 at 23.07.45.jpeg

Partisipasi dalam ziarah ini tidak hanya menjadi kehormatan tersendiri, tetapi juga mempererat hubungan spiritual lintas bangsa serta memperdalam pemahaman tentang pengorbanan, kebijaksanaan, dan kasih sayang yang menjadi inti ajaran Dhamma. Kegiatan ini menegaskan kembali peran penting perempuan dalam sejarah dan keberlanjutan ajaran Buddha.

Melalui keterlibatan ini, STIAB Smaratungga terus berkomitmen mendukung penguatan nilai-nilai Dhamma, kesetaraan spiritual, serta kontribusi perempuan dalam pendidikan dan praktik Buddhis di tingkat nasional maupun internasional.